Ia berharap kehadiran Sukabumi sebagai pelopor gerakan wakaf dapat menjadi model bagi daerah lain. “Kampung Wakaf ini bukan sekadar simbol, tapi bukti nyata bahwa nilai religius bisa bersinergi dengan visi pembangunan daerah,” tegasnya.
Acara peluncuran ditutup dengan penyerahan bantuan simbolis kepada anak yatim oleh Wali Kota bersama Ketua Yayasan Lentera Qolbu. “Gerakan wakaf tidak hanya berorientasi pada aset ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial masyarakat Sukabumi,” tutup Ayep.(bam/d)






