Koni Kota Sukabumi Minta Calon Kepala Daerah Perhatikan Olahraga

Koni Kota Sukabumi
Ketua Koni Kota Sukabumi Haickel Reza Balfas

SUKABUMI – Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Sukabumi, angkat suara soal adanya isu yang menerpa terkait keberpihakan kepada salah satu calon kepala daerah. Hal itu, disangkal bahwa lembaga keolahragaan yang kini dinahkodai Haickel Reza Balfas tidak akan berpolitik dan mendukung salah satu calon kepala daerah.

“Harusnya, hari ini ada diskusi dan komitmen dengan calon pimpinan daerah Kota Sukabumi. Hanya saja, karena ada suara sumbang bahwa koni berpolitik pada satu calon, akhirnya dibatalkan. Padahal, kami bukan hanya akan mengundang satu calon saja tetapi kami akan berdiskusi dan berkomitmen dengan semuanya calon kepala daerah,” ungkap Ketua Koni Kota Sukabumi Haickel Reza Balfas saat disambangi Radar Sukabumi di ruang kerjanya, Senin (24/6).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Koni ingin mengetahui visi dan misi semua calon kepala daerah khususnya untuk memajukan olahraga di Kota Sukabumi. Terlebih, besaran anggaran pembinaan olahraga saat ini cukup minim. Pada 2023 misalnya, Koni hanya mendapatkan Rp400 juta dan 2024 mendapat sebesar Rp700 juta.

“Jelas anggaran ini sangat minim, anggaran tersebut dibagi kepada 49 cabang olahraga (Cabor) yang ada. Sebab itu, saat ini kami berupaya untuk berkomitmen dengan semua calon kepala daerah agar dapat meningkatkan anggaran pembinaan yang ideal pertaunnya diangka Rp2 miliar,” bebernya.

Haickel menerangkan, dengan anggaran Rp2 miliar tentunya akan dapat menundongkat olahraga di Kota Sukabumi. Pasalnya, selain dapat menggajih para pelatih juga dapat memberikan salary terhadap atlet.

“Karena di situ ada porsi untuk pembinaan, gajih atlet dan pelatih, perlengkapan alat tanding dan porsi untuk uji tanding di luar daerah,” cetusnya.

Sebab itu, sambung Haickel, Koni Kota Sukabumi bakal mengagendakan untuk berdiskusi dengan semua para calon kepala daerah dengan tujuan agar dapat merubah besaran anggaran yang didapat setiap tahunnya.

“Kami ingin berkomitmen dengan semua calon kepala daerah dengan harapan dapat meningkatkan anggaran pembinaan setiap tahunnya,” pungkasnya. (Bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *