SUKABUMI – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengajak para kader untuk menghidupkan kembali semangat kearifan lokal dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan, kesehatan, dan ketahanan keluarga.
“Di tengah gaya hidup instan dan mahalnya pangan sehat, kita harus kembali ke akar budaya: menanam di pekarangan sebagai sumber gizi dan obat,” ujar Ranty saat Bimtek Pemberdayaan Kader PKK Kelurahan Subangjaya.
Menurutnya, lahan sekecil apa pun bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman bermanfaat seperti jahe, kunyit, kencur, bayam, tomat, dan kangkung. Selain mudah dibudidayakan, tanaman ini berfungsi sebagai sumber pangan sekaligus obat keluarga (TOGA).
“Apa yang kita tanam hari ini adalah investasi kesehatan jangka panjang—alami, tanpa bahan kimia, dan bisa jadi benteng pertama keluarga dari penyakit,” jelasnya.
Ranty juga menyoroti manfaat ekologis dari gerakan ini, seperti peningkatan kualitas udara, kelembapan lingkungan, dan keasrian rumah. Ia menekankan pentingnya peran kader PKK sebagai motor penggerak perubahan di masyarakat.




