Kejari Kota Sukabumi Beberkan Capaian Kinerja

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi, Setiyowati
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi, Setiyowati

SUKABUMI– Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi membeberkan sejumlah capaian kinerja selama periode Januari hingga Juli 2023.

Beberapa capaian kinerja tersebut diantaranya, penyelidikan lap opsin ke pengumpulan data dan aduan dari masyarakat, jaksa masuk sekolah, penyuluhan hukum hingga jaksa menyapa.

Bacaan Lainnya

“Kami juga gencar melakukan pelacakan aset, penerangan hukum, pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan masyarakat, tindak pidana khusus penyelidikan, penyidikan, pra penuntutan, upaya hukum, serta eksekusi,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi, Setiyowati kepada wartawan, belum lama ini.

Tak hanya itu, sambung Setiyowati, selama tujuh bulan ini Kejari juga berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp155.714.900, bidang perdata dan tata usaha negara dengan lima Memorandum of Understanding (MoU), bantuan hukum non litigasi 27 SKK dan pemulihan keuangan negara dari dan bantuan hukum non litigasi mencapai Rp448.446.808.

“Penyelamatan keuangan negara Rp80.541.000, pendampingan hukum enam, pelayanan hukum 48, bidang pembinaan dari penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp211.288.600,” ujarnya.

Menurutnya, Kejari juga sudah melakukan pemusnahan barang bukti sebanyak 98. Di bidang tindakan pidana umum misalnya, penerimaan SPDP 161 perkara, pra penuntutan 125 perkara, penuntutan 101 perkara. Selain itu, eksekusi 105 perkara, penghentian perkara melalui restorative justice (RJ) dan pendapatan denda pelanggaran lalu lintas sebesar Rp43.189.000. “Pada Bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan penghasilan dari penyetoran PNBP mencapai Rp42.041.500,” bebernya.

Setiyowati menambahkan, Kejari Kota Sukabumi bakal komitmen menjalankan dengan sungguh-sungguh perintah harian dari Jaksa Agung. Seperti, mengaktualisasikan pola hidup yang merefleksikan nilai tri ke Rama Adyaksa baik dalam pelaksanaan tugas maupun bersosialisasi di tengah masyarakat.

Selain itu, juga meningkatkan kepekaan sosial berinteraksi dan berkomunikasi dengan masyarakat dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan serta kehidupan bermasyarakat. “Selain itu juga mewujudkan kesatuan pola analisis yuridis yang terstruktur dan terukur dalam setiap penyelesaian penanganan perkara,” bebernya.

Guna meningkatkan pelayanan, semua bidang harus ber sinergitas, berkomunikasi dan berkolaborasi sehingga penegakan perkara dapat maksimal. “Di Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, kami dituntut meningkatkan kinerja kejaksaan, sebab itu perlu adanya kerjasama yang baik antar personil Kejaksaan,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *