Selain kesehatan hewan kurban, cara pemotongan hingga pendistribusian daging hewan kurban juga menjadi prioritasnya di tahun ini. Bahkan untuk memastikan pemotongan dan pendistribusian itu benar pihaknya telah mengumpulkan panitia kurban dan seluruh DKM di Kota Sukabumi.
“Tidak hanya kesehatan hewan kurbannya yang kita pantau, cara memotong hingga penyebaran dagingnya pun kami monitor,” ungkapnya.
Sedangkan hasil pemeriksaan sementara tim yang dibentuk dengan melibatkan mahasiswa ini, belum menemukan penyakit yang dapat membahayakan hewan kurban maupun yang mengkonsumsinya.
“Kami belum temukan, Alhamdulillah mudah-mudahan hingga akhir Idul Adha tidak ada temuan penyakit berbahaya. Namun begitu kami tetap waspada,” pungkasnya.
(Cr15/t)





