KOTA SUKABUMI

Kader PKK Kelurahan Karamat Gencarkan Program Kebun Tematik untuk Cegah Stunting

×

Kader PKK Kelurahan Karamat Gencarkan Program Kebun Tematik untuk Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
PENINGKATAN KAPASITAS: Pemerintah Kelurahan Keramat, Kecamatan Gunungpuyuh, berupaya meningkatkan kapasitas Kader PKK untuk menggulirkan semua program peningkatan kesejahteraan keluarga.
PENINGKATAN KAPASITAS: Pemerintah Kelurahan Keramat, Kecamatan Gunungpuyuh, berupaya meningkatkan kapasitas Kader PKK untuk menggulirkan semua program peningkatan kesejahteraan keluarga.

SUKABUMI – Pemerintah Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, terus berupaya meningkatkan kapasitas kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai garda terdepan dalam menjalankan program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu fokus utama saat ini adalah penguatan peran kader dalam pencegahan stunting melalui pemanfaatan kebun tematik.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah, menegaskan bahwa PKK sebagai mitra strategis pemerintah memiliki peran penting dalam pembangunan masyarakat, khususnya di tingkat kelurahan. Menurutnya, keberadaan PKK telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2017, yang menjadi landasan hukum pelaksanaan berbagai program pemberdayaan keluarga.

Bank bjb Tandamata

“Untuk memastikan PKK bisa menjalankan fungsinya sesuai Perpres, para kader harus dibekali pembinaan berkelanjutan agar setiap program dapat berjalan efektif,” ujar Ranty kepada wartawan, belum lama ini.

Ia menambahkan, kader PKK merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan keluarga. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas mereka menjadi langkah krusial agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Langkah yang dilakukan kader PKK Kelurahan Karamat patut diapresiasi. Program sederhana seperti kebun tematik, bila dikelola dengan baik, bisa memberikan dampak besar bagi kesejahteraan warga,” tuturnya.

Ranty berharap, pembinaan yang berkelanjutan dapat mendorong kader di kelurahan lain untuk mengembangkan inovasi serupa. Menurutnya, PKK bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan kolektif untuk membangun keluarga dan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Sementara itu, Lurah Karamat, Nandar Sudrajat, menjelaskan bahwa saat ini kader PKK di wilayahnya tengah fokus mengelola kebun tematik sebagai bagian dari program Pokja 3. Kebun tersebut dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran seperti bayam dan singkong, yang hasilnya akan dibagikan kepada masyarakat sebagai sumber gizi tambahan.

“Kami fokus di Pokja 3, khususnya untuk pemanfaatan kebun tematik. Sayuran yang ditanam akan dibagikan kepada warga, terutama untuk membantu mencegah stunting,” jelas Nandar.