Meski demikian, tingginya harga tidak menyurutkan niat masyarakat untuk berkurban. Hingga saat ini, sekitar 40 ekor sapi atau 80 persen stok yang tersedia telah terjual. “Sudah terjual 40 ekor, nanti masih ada tambahan lagi karena belum semua datang,” cetusnya.
Ia memperkirakan puncak penjualan hewan kurban akan terjadi pada H-5 Idul Adha. “Biasanya ramai banget pas H-5. Kami juga tetap jual meski untung sedikit karena harga beli dari daerah asal sudah tinggi,” bebernya.
Untuk memastikan kualitas hewan kurban tetap terjaga, seluruh sapi di lapaknya telah mendapatkan vaksin, vitamin, dan perawatan rutin. Pemberian pakan juga dilakukan secara berkala agar kondisi sapi tetap sehat hingga sampai ke tangan pembeli. “Kami pastikan hewan sehat dan layak kurban,” pungkasnya.(bam/d)





