“Sebelum uji coba dilaksanakan, kami sudah melakukan sosialisasi dari 19 – 25 Februari,”terangnya.
Selama sosialisasi, dishub mempersiapkan seperti rambu-rambu, setting traffic light, spanduk dan selembaran pemberitahuan kepada masyarakat.
Uji coba tersebut akan dilaksanakan selama dua minggu dan dipersiapkan setiap harinya sebanyak enam personel dishub disiagakan.
“Kita kerahkan setiap hari enam personel dishub dan nanti di tambah dari pihak kepolisian,”paparnya.
Rencananya, akan ada evaluasi dan tindak lanjutnya setelah dua minggu diberlakukan.
Para pengguna jalan memberikan tanggapan beragam, terhadap sistem satu arah yang mulai diberlakukan per 26 Februari mendatang di Jalan Stasiun Timur, Kota Sukabumi.
Salah satu sopir angkot jurusan Subangjaya yang ditemui Radar Sukabumi, Denda Lesmana(23) menilai jika arus lalu lintas Jalan Stasiun Timur disearahkan nanti, diprediksikan kemacetan akan lebih parah lagi.
“Ya nanti bakal lebih parah lagi macetnya kalau SSA ini diberlakukan, karena nanti pasti banyak yang ngetem lebih tidak beraturan lagi,”ucapnya.



