Sementara itu, ketua DMI Provinsi Jawa Barat, Zulkarnaen menambahkan, kepengurusan baru ini harus memunculkan ide kreatif dan inovatif untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan dan ibadah.
“Sebanayk 396 masjid di Kota Sukabumi menunggu sentuhan pengurus yang baru. Bagaimana masjid dijadikan pusat kegiatan seperti Pendidikan, pusat informasi dan pusat pengkaderan. Zaman Rasululloh semua terpusat di masjid,” ungkap dia.
Ia berharap, kedepan jangan sampai ada masjid yang tidak terdengar lagi suara anak-anak. Menurutnya, jika hal itu terjadi maka akan hilang kaderisasi masjid sebagai penerus.
“Harus ada ide baru agar anak selalu senang di masjid. Misalnya dengan membuat permainan ramah anak seperti tempat clambing, tenis meja, panahan sebagai ajakan bagi kaum muda untuk mendekat kepada masjid dan beribadah di masjid,” pungkasnya.
(cr17/d)



