Forkominda Kota Sukabumi Ajak Waspadai Narkoba

  • Whatsapp

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Sukabumi mengajak masyarakat agar sama-sama mewaspadai peredaran narkotika. Lantaran, Kota Sukabumi masuk kedalam zona merah peredaran narkoba.

Seperti halnya yang disampaikan, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro dalam salat berjamaah bebrpaa waktu lalu. Menurutnya, pengungkapan penyalahgunaan narkotika di Kota Sukabumi hampir ditemukan setiap minggu. “Pengungkapan narkoba hampir ada setiap minggu, Rata-rata ada dua hingga tiga kali pengungkapan kasus narkoba,” sebutnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Susatyo, selain narkoba seperti ganja dan sabu polisi juga mengamankan obat-obatan keras yang digunakan pelajar. Padahal, penggunaan obat-obatan keras ini sangat membahayakan kesehatan. “Upaya penanganan narkoba bukan hanya bertumpu pada penangkapan para pengedar. Akan tetapi lebih kepada pencegahan peredaran narkoba. Kuncinya kata Susatyo, ada di keluarga dan sekolah. Dalam artian kedua lingkungan ini harus berperan aktif dalam mencegah peredaran narkoba,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, kewaspadaan menghadapi peredaran narkoba khususnya sabu-sabu harus ditingkatkan. Di mana Sukabumi masuk wilayah zona merah yang menunjukkan peredaran narkoba di Sukabumi masuk jalur transaksi. “Terbaru, BNN Suakbumi dan Jabar mengungkap peredaran sabu seberat satu kilogram di perlintasan Sukabumi-Bogor tepatnya di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi,” sebutnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Sukabumi berharap kewaspadaan di wilayah yakni RT RW dalam menggiatkan siskamling dan remaja dan anak ikut pengajian atau gerakan masjid mengaji. “Wilayah kontrakan dan kos-kosan harus diberikan perhatian khusus. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, ketika ada gelagat mencurigakan segera laporkan dan akan ditindaklanjuti,” pungkasnya.

(upi/rs)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *