Dua TPU di Sukabumi Disiapkan jadi Lahan Pemakaman Jenazah Corona

  • Whatsapp
Ilustrasi pemakaman jenazah corona

SUKABUMI, RADARSUKABUMI – UPT Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi menyiapkan lahan pemakaman khusus bagi jenazah yang terinfeksi corona atau Covid-19. Saat ini, dua Tempat Pemakaman Umum (TPU) disiapkan untuk mengantisipasi adanya pasien Covid-19 yang meninggal.

Kepala UPT Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi, Cecep Sudarma menjelaskan, pihanya secara khusus menyediakan lahan pemakaman untuk jenazah yang terinfeksi Covid-19. Yakni, TPU Rohmat yang berlokasi di Kecamatan Citamiang dan TPU Santiong yang berlokasi di Kecamatan Lembursitu.

Bacaan Lainnya

“Kami sediakan dua lahan TPU secara khusus apabila ada jenazah yang terpapar virus Covid-19, untuk jenazah muslim ada di TPU Rohmat dan non muslim di TPU Santiong, ” jelasnya kepada Radar Sukabumi, Selasa (7/4).

Penyediaan lahan pemakaman untuk jenazah yang terinfeksi virus corona ini, lanjut Cecep, merupakan antisipasi bilamana terdapat orang yang meninggal karena wabah tersebut.

“Sampai saat ini memang tidak ada, mudah-mudahan jangan ada. Tapi, tentunya kami harus antisiapsi sedini mungkin,” ujarnya.

Untuk standar operasional proses pemakaman bilamana ada jenazah yang terpapar virus Covid-19, bakal dipandu oleh petugas medis karena memang memerlukan penanganan yang berbeda.

“Ya nanti yang menentukan jenazah itu positif korona atau tidak itu dari petugas medis, mungkin petugas pemakaman dari kami hanya membantu saja,” tuturnya.

Para petugas pemakaman, lanjut Cecep, bakal segera dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) untuk mengantisipasi adanya pasien Covid-19 yang meninggal. Pihaknya pun, bakal segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Soal lahan khusus untuk pemakaman zenajah yang terpapar virus Covid-19 ini kami sudah koordinasi dengan berbagai pihak diwilayah, selanjutnya para RT dan RW akan menyampaikannya kepada masyarakat,” pungkasnya. (upi/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *