Dua Pasien Covid-19 Kota Sukabumi Sembuh, Empat Suspect

SUKABUMI — Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan (GTPP) Covid-19 Kota Sukabumi, menyebutkan saat ini terdapat dua pasien terkonfirmasi positif sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani masa isolasi mandiri dengan kondisi kesehatan umum baik tanpa gejala.

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, kedua pasien sembuh ini merupakan warga Kelurahan Sriwedari Kecamatan Gunungpuyuh dan Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang.

Bacaan Lainnya

“Ada dua orang terkonfirmasi positif yang saat ini dinyatakan sembuh. Tetapi, untuk suspect terdapat penambahan empat kasus,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan (GTPP) Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana kepada wartawan, Selasa (15/9).

Wahyu menjelaskan, saat ini jumlah kasus terkonfirmasi positif terdapat sebanyak 170 kasus. Rinciannya, 156 orang dinyatakan sembuh dan 14 orang masih menjalani isolasi. Selain itu, GTPP juga melaporkan adanya penambahan empat kasus suspect baru.

Penambahan empat kasus suspect ini Dari Kelurahan Subangjaya hilir, Kelurahan Jayamekar, Kelurahan Limusnunggal sama kelurahan Gunungpuyuh.

“Jumlah keseluruhan kasus suspek menjadi 183 kasus. Rinciannya, 129 orang sudah dinyatakan selesai dan 54 lainnya masih dalam proses isolasi dan juga pemantauan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wahyu menerangkan, pada protokol yang baru saat ini orang dengan gejala flu, batuk, pilek dan demam atau Inpeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) sudah masuk kategori Covid-19.

“Hal ini berdasarkan standar protokol pencegahan baru yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan,” terangnya.

Menurutnya, dengan adanya protokol kesehatan baru warga yang memiliki gejala ini masuk dalam kata gori suspect Covid-19. “Ya, meskipun tanpa harus ada riwayat kontak erat dan perjalanan dari zona bertransmisi lokal,” ucapnya.

Wahyu menambahkan, bagi warga yang berstatus suspect ini akan diminta untuk melakukan penyembuhan di rumah atau isolasi mandiri hingga sembuh atau selama 10 sampai 14 hari. Selama masa tersebut, warga akan dipantau oleh tim medis puskesmas.

“Jika sembuh maka akan kami masukan daftar selesai namun jika gejala memburuk akan dirujuk ke fasilitas kesehatan rujukan Covid-19,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.