DPUTR Kota Sukabumi Genjot Retribusi Limbah Tinja

Petugas UPT IPLT DPUTR Kota Sukabumi saat melakukan penyedotan limbah
PENYEDOTAN: Petugas UPT IPLT DPUTR Kota Sukabumi saat melakukan penyedotan limbah tinja di wilayah kerjanya, belum lama ini.

SUKABUMI — Unit Pelayanan Teknis (UPT) Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, berupaya menggenjot retribusi limbah tinja yang pada tahun ini ditarget mencapai Rp47 juta. Alhasil, hingga Oktober 2022 ini sudah tercapai sekitar Rp32 juta.

Kepala UPT Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) DPUTR Kota Sukabumi, Iwan Noch Resmana mengatakan, terhitung Januari hingga pertengahan Oktober ini retribusi limbah tinja sudah mencapai Rp32 juta. “Kalau melihat dari data yang ada, target tinggal tersisa Rp15 juta lagi. Optimis pada akhir tahun nanti target sudah tercapai 100 persen,” kata Iwan kepada Radar Sukabumi, Selasa (25/10).

Bacaan Lainnya

Iwan menjelaskan, jumlah target retribusi limbah tinja terua mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya Rp42 juta. “Ya, menglami peningkatan kalau dibanding pada tahun sebelumnya yang hanya Rp42 juta,” jelasnya.

Menurutnya, besaran retribusi penyedotan tinja ini per kubiknya ditarif sebesar Rp100 ribu dan perharinya bisa menyedot limbah tinja mencapai delapan kubik. “Karena satu mobilnya hanya berkafasitas empat kubik dan per hari bisa sampai dua mobil jadi jumlah totalnya delapan kubik limbah tinja,” bebernya.

Guna mendongkrak pencapaian retribusi tersebut, sambung Iwan, pihaknya berupaya terus menggencarkan sosialisasi disetiap keluarahan, perumahan, hotel hingga perusahaan. “Selain itu, kami juga menyebar poster untuk memberitahukan kepada masyarakat bagi yang hendak menyedot limbah tinja bisa menghubungi kami,” tutupnya. (bam/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *