Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, diharapkan pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di sektor pariwisata dan perhotelan, juga ikut mengalami peningkatan yang signifikan. “Kami akan berupaya maksimal dalam meningkatkan jumlah pengunjung perhotelan,” ucapnya.
Disinggung soal adanya larangan study tour pelajar, Ganjar menegaskan, tidak akan berdampak terhadap perhotelan. Pasalnya, Kota Sukabumi bukan merupakan wilayah yang kerap dijadikan tujuan study tour. “Karena itu, larangan tersebut tidak akan berdampak terhadap penurunan okupansi hotel. Terlebih, keberadaan Setukpa Polri dapat mendongkrak okupansi hotel dimana siswanya setiap tahun bisa mencapai ratusan sehingga bisa menggairahkan perhotelan,” pungkasnya. (bam/d)






