Adapun, besaran anggaran yang diajukan di APBD 2023 mendatang mencapai sekitar Rp3 miliar karena di gedung PKB juga masih banyak yang harus dikerjakan. Misalnya saja, pengurugan tanah (leveling), penataan area parkir dan pemagaran. “Mudah-mudahan, dnegan anggaran tersebut mencukupi untuk penutasan gedung PKB yang baru,” ucapnya.
Disinggung soal Pendapatan ASli Daerah (PAD) dari uji KIR, Endro menjelaskan, hingga November 2022 ini teralisasi mencapai Rp715.200.000 dari target yang harus dikejar sebesar Rp696.000.000. Jika melihat data tersebut sudah melebih target yang ditetapkan.
“Alhamdulillah, meskipun belum sampai akhir tahun, tapi perolehan mengalami surplus. Sehingga, kami meyakini juga, jika gedung PKB benar-benar sudah tuntas tentu saja akn berdampak juga kepada peningkatan PAD dari sektor pengujian kendaraan bermotor,” tukasnya. (bam/d)




