Disdik Kota Sukabumi Sediakan 3.872 Kuota SMP Negeri

Disdikbud Kota Sukabumi
Salah seorang orang tua siswa saat akan mendaftarkan anaknya masuk ke SMP Negeri di Kota Sukabumi.

SUKABUMI– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kota Sukabumi akan membuka Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi siswa tingkat SMP negeri pada 4 sampai 11 Juli, mendatang. Dari jumlah 16 sekolah SMP negeri yang ada, Disdik Kota Sukabumi menyediakan sebanyak 3.872 kuota.

” PPDB tingkat SMP untuk non zonasi mulai dibuka pada 27 Juli hingga 29 Juli 2022. Sedangkan untuk zonasi tingkat SMP mulai 4-11 Juli 2022,” terang Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran sekaligus Panitia PPDB pada Disdik Kota Sukabumi, Mulyadi, belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya itu, saat ini PPDB untuk PAUD dan SD juga mulai dibuka pada 27 Juni 2022. Bedanya untuk SD dan PAUD tidak menggunakan online melainkan masih offline.

Di mana orangtua siswa langsung datang ke sekolah dengan membawa persyaratan yang ditetapkan dan akan diseleksi berdasarkan kedekatan alamat orangtua dengan sekolah. ” Namun untuk SMP menggunakan online sesuai visi misi walikota, sehingga di SMP ada dua jalur non zonasi dan zonasi,” kata Mulyadi.

Diungkapkan Mulyadi, untuk jalur zonasi akan disediakan kuota sebanyak 55 persen yakni berdasarkan seleksi warga dekat dengan sekolah maksimal 3 kilometer dari titik sekolah dengan alamat.

Sedangkan untuk untuk jalur non zonasi disediakan kuota sebanyak 45 persen dengan rincian, anak guru 5 persen, perpindahan tugas orangtua 5 persen, afirmasi 15 persen, dan prestasi 20 persen.

” Jumlah kuota SMP negeri sebanyak 3.872 siswa di 16 sekolah SMP negeri. Di mana ada total 47 sekolah SMP baik negeri dan swasta dan 16 diantaranya sekolah negeri. Sementara untuk SD kuita sekitar 4 ribuan di Kota sukabumi dari 120 SD negeri maupun swasta,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 10 Sukabumi Supriadi mengatakan, PPDB di sekolahnya membuka delapan rombongan belajar. Di mana per rombel 32 siswa sebanyak 256 siswa.

” Dari 27 Juli sampai 29 Juli 2022 memberikan layanan untuk calon siswa jalur non zonasi,” ujar Supriadi. Di mana sejak dibuka pada 27 Juni 2022 lalu sudah ada 80 siswa yang mendaftar. Supriadi mengatakan, kegiatan PPDB ini sudah disosialisasikan kepada warga sekitar untuk memahami prosesnya. Termasuk informasi tahap zonasi pada 4-11 Juli 2022. (why/*)

Pos terkait