Cegah Penularan Covid, Pemkot Sukabumi Incar Pusat Keramaian

vaksin kota sukabumi
Pemerintah Kota Sukabumi menyiapkan layanan vaksinasi dan swab massal di sejumlah pusat keramaian dan wisata. Foto:Ist

CIKOLE– Dalam upaya menanggulangi penyebaran covid-19 di natal dan tahun baru ( Nataru), Pemerintah Kota Sukabumi menyiapkan posko kesehatan di sejumlah pusat keramaian. Posko kesehatan tersebut terdiri dari kegiatan vaksinasi dan tes swab.

Seperti halnya pada saat libur natal, posko tersebut ditempatkan di empat titik diantaranta, Citimall, santa sea, Pemandian air panas Cikundul dan terminal tipe A.

Bacaan Lainnya

“Sebagaiamana arahan pemerintah pusat maka forkopimda memberikan layanan vaksinasi dan melaksanakan swab random di pusat keramaian,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Langkah ini kata Fahmi untuk mengecek kondisi yang ada di masyarakat. Vaksinasi dan swab random di pusat keramaian dan wisata ini agar bisa mendapatkan validitas data menjelang Tahun Baru. “Juga mencegah penyebaran Covid-19 di pusat keramaian,” ungkapnya.

Sementara itu, Juru Bicara STPP Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana mengatakan pelayanan vaksinasi ini selain di malam natal, juga akan disiagkan di malam tahun baru. “Kita agendakan dua hari, pada tanggal 1 dan 2 Januari di empat titik keramaian dan wisata,” ujarnya.

Layanan vaksinasi ini bisa dimanfaatkan oleh warga yang berkunjung ke Kota Sukabumi. Misalkan ada wisatawan yang belum di vaksin, dan kebetulan sedang berkunjung ke tempat wisata, mereka bisa divaksin. “Layanan vaksinasi ini untuk warga kota juga wisatawan yang belum sempat di vaksin, kita layani,” jelasnya.

Sementara itu, untuk swab kata Wahyu hasil kegiatan yang dilakukan selama dua hari di libur natal lalu, hasilnya nihil. “Alhamdulillah untuk swab yang dilakukan random , hasilnya nihil tidak ada yang positif, “ungkapnya.

Meskipun demikian, protokol kesehatan kata Wahyu harus tetap dipertahankan. Artinya masyarakat harus disipilin menggunakan prokes terutama masker.

“Tetap prokes itu yang paling utama,. harus terus digunakan,” pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *