Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, BPBD tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama selama musim hujan yang masih berlangsung. Warga diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah, retakan di dinding rumah, atau perubahan bentuk permukaan tanah di sekitar permukiman.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Tapi kami terus mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi bencana. Deteksi dini dan pelaporan cepat sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Novian.
BPBD Kota Sukabumi juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar, termasuk tidak membuang sampah sembarangan di aliran sungai, menjaga saluran air tetap bersih, dan mempertahankan vegetasi di lereng-lereng yang rawan longsor.
Pemerintah Kota Sukabumi melalui BPBD terus memperkuat sistem mitigasi bencana, termasuk melalui edukasi masyarakat, simulasi kebencanaan, dan peningkatan infrastruktur penahan tanah di wilayah-wilayah rawan. Dengan penanganan cepat dan koordinasi lintas sektor, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.(bam/d)






