Sosialisasi SMART BASIC telah dilakukan dengan melibatkan perangkat daerah, kelurahan, dan stakeholder terkait. Peserta dibekali pelatihan teknis, mulai dari penggunaan platform hingga mekanisme input data spasial secara digital.
Pemerintah Kota Sukabumi optimistis, dengan SMART BASIC, proses perencanaan pembangunan akan semakin tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. “Kami ingin pembangunan tidak lagi sekadar formalitas musyawarah tahunan, tapi benar-benar berbasis kebutuhan,” pungkas Frendy.(bam/d)





