Aduan PJU Rusak di Kota Sukabumi Masih Tinggi, sepanjang Februari 2024

Pju Rusak Kota Sukabumi

SUKABUMI– Kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Sukabumi, masih kerap terjadi. Terbukti, dari data yang tercatat Dinas Perhubungan (Dishub) sepanjang Februari 2024 terdapat sebanyak 48 aduan yang didominasi kerusakan lampu.

Kepala Bidang Keselamatan Lalu Lintas dan Perlengkapan Jalan Dishub Kota Sukabumi, Yusuf Chaery menjelaskan, puluhan aduan kerusakan PJU ini dari beberapa sumber yakni, 1 pengaduan melalui apilikasi, 34 media sosial (Medsos) dan 2 aduan langsung.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah dari 37 pengaduan yang ada hanya 5 aduan yang belum tertangani, sisanya sudah selesai,” kata Yusuf kepada Radar Sukabumi, Kamis (29/2).

Yusuf menjelaskan, jenis kerusakan PJU hingga saat ini masih didominasi kerusakan lampu yang jumlahnya mencapai 18 unit, disusul kerusakan jaringan sebanyak 13, kerusakan tiang 1 dan 5 kerusakan komponen lainnya.

“Sementara, kerusakan PJU ini tersebar di beberapa wilayah diantaranya, 4 Kecamatan Baros, 6 Cibeureum, 10 Cikole, 2 Citamiang, 4 Gunungpuyuh, 5 Lembursitu dan 6 Kecamatan Warudoyong,” jelasnya.

Menurutnya, jumlah aduan kerusakan PJU pada Februari lebih sedikit dibandingkan pada Januari 2024 lalu yang jumlahnya mencapai 48 aduan.

“Adapun, kebanyakan aduan kerusakan PJU masih dari Kecamatan Cikole yang jumlahnya sebanyak 13 aduan. Sisanya, 4 Kecamatan Baros, 1 Cibeureum, 3 Citamiang, 10 Gunungpuyuh, 8 Lembursitu dan 9 Warudoyong. Alhamdulillah semunya sudah diperbaiki,” bebernya.

Yusuf menambahkan, Dishub Kota Sukabumi berkomitmen untuk berupaya merespon cepat terhadap aduan dari masyarakat. Bahkan, perbaikan ditargetkan dalam kurun waktu 24 jam sudah dapat ditangani.

“Karena PJU merupakan hal yang cukup penting untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan warga maka kami berupaya maksimal dalam melakukan perbaikan maupun pemeliharaan,” pungkasnya. (Bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *