KOTA SUKABUMI

51 Orang Ikuti Sekolah Kader Pengawas Partisipatif

KOTA SUKABUMI – Sebanyak 51 orang peserta Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKKP) daring asal Kota Sukabumi mulai mengikuti perogram peningkatan pengawas partisipatif yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Komisioner Bawaslu Kota Sukabumi, Yasti Yustia Asih menjelaskan, jumlah pendaftar SKK dari di Kota Sukabumi seluruhnya berjumlah 56 orang, dengan formasi 38 orang laki – laki dan 18 orang perempuan. Namun yang memenuhi syarat (MS) hanya 51 orang.

“Artinya 5 orang tidak memenuhi syarat. Mereka gagal di tahap administrasi,” ujar dia, saat dihubungi melalui aplikasi perpesanan, belum lama ini.

Yasti menuturkan, para peserta mengikuti SKKP daring dengan antusias menggunakan telpon pintar mereka pribadi. Pembukaan SKKP daring dilakukan langsung oleh Bawaslu RI, pada Minggu (3/5).

“Ada yang menggunakan HP, ada juga yang menggunakan laptop. Mereka difasilitasi kuota internet oleh Bawaslu,” katanya.

Menurut Yasti, SKPP daring dilaksanakan untuk meningkatkan pengawasan partisipatif pemilu dan pilkada oleh masyarakat.

”Karena sekarang sedang ada pandemi Korona dan Bawaslu tetap harus melakukan pendidikan pemilih. Maka SKKP dilakukan secara daring,” terangnya.

Yasti melanjutkan, menggunakan teknologi informasi dan media social merupakan solusi dilaksanakannya SKKP daring. Hal ini mengingat keterbatasan ruang dan waktu sementara penguatan partisipasi masyarakat harus tetap dilaksanakan.

”Pendidikan pemilihn harus dilaksanakan, agar lebih banyak pihak yang mengetahui tugas pokok dan fungsi dari pengawasan pemilu,”tambahnya.

Yasti berharap, SKPP menjadi media pembelajaran dan akan banyak sekali melahirkan kader-kader pengawasan, dengan narasumber yang kompenten di bidangnya.

“Semoga ilmu pengetahuan dan ilmu pengawasan yang didapatkan dalam SKPP daring bisa bermanfaat,” pungkasnya. (bal)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button