Menghadapi kondisi itu, langkah konkret dilakukan melalui koordinasi pembangunan, kesiapsiagaan bencana, promosi wisata digital, pelatihan keterampilan masyarakat, serta fasilitasi akses permodalan. Okih menegaskan kunci utama kemajuan Cisolok adalah kolaborasi. “Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu keterlibatan masyarakat, swasta, komunitas, hingga investor. Semangat gotong royong menjadi fondasi utama,” ungkapnya.
Dengan potensi besar dan semangat kolaborasi, Okih optimistis Cisolok mampu berkembang menjadi wilayah maju, mandiri, dan berdaya saing. “Dari pesisir selatan yang penuh tantangan, Cisolok insya Allah menjadi harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.(ndi/d)





