Kapolsek Jampangtengah, AKP Samsuri, mengatakan, peristiwa kecelakaan tunggal tersebut bermula dari truk tangki saat melaju dari arah Bojongjengkol menuju Sukabumi. Namun, saat tiba dilokasi kejadian, datang sebuah mobil avanza dari arah berlawanan dan menyelip mobil truk tangki.
Namun, diarah berlawanan, datang sebuah truk melaju dari arah Sukabumi menuju Lengkong dengan kecepatan tinggi. “Saat itu, mobil truk tangki mencoba menghindar. Karena takut mobil avanza bertabrakan dengan mobil truk dari arah berlawanan. Karena, kontruksi jalannya miring dan pas jalan belokan, maka truk tangki ini langsung terperosok kedalam tebing,” katanya.
Hingga saat ini, truk tangki tersebut belum bisa dievakuasi. Karena beratnya beban kendaraan juga dalamnya jurang. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Hanya saja sang sopir mengalami luka lebam disebagian tubuhnya. Insya Allah akan kita evakuasi sore ini.
Sebab, mobil pendereknya tengah dalam perjalannan menuju lokasi. Sementara, mengenai protesan warga yang mempersoalkan dugaan pencemaran mata air akibat truk tangki yang bermuatan cairan penjernih mineral ini, sudah kita lakukan peninjauan bersama Puskesmas Jampangtengah. Ya, hasilnya tidak akan berbahaya dan dipastikan aman,” pungkasnya.
(den/d)





