Tiga Toko di Kebonpedes Sukabumi Dilahap Si Jago Merah, Diduga Korselting Listrik

Kebakaran Kebonpedes Sukabumi
Api membakar tiga toko di Kampung Ranji, Desa/Kecamatan Kebonpedes pada Minggu (10/09).

SUKABUMI – Diduga korsleting listrik, tiga toko berupa warung, toko mebel dan toko jahit di Kampung Ranji, RT 02/RW 01, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar dilahap si jago merah pada Minggu (10/09) dini hari.

Kapolsek Kebonpedes, Polres Sukabumi Kota, IPTU Tommy Ganhany Jaya Sakti kepada Radar Sukabumi mengatakan, berdasarkan keterangan saksi yang diekrthui benama Hj. Eli yang rumahnya tidak jauh dari tempat kejadian, ka terbangun untuk persiapan melaksanakan solat Subuh.

Bacaan Lainnya

“Kemudian saksi Hj. Eli mencium dan merasakan adanya asap, kemudian saksi keluar rumah untuk mencari tahu dari mana sumber asap tersebut,” kata Tommy kepada Radar Sukabumi pada Minggu (10/09).

Setelah keluar rumah, saksi Hj. Eli melihat bangunan toko mebel, toko jahit dan kios sayuran sudah dalam keadaan terbakar. Kemudian saksi berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Tidak lama setelah itu,  warga sekitar, satu persatu berdatangan ke tempat kejadian.

“Kemudian tidak lama satu unit mobil pemadam kebakaran Sukaraja tiba di tempat kejadian dan langsung melakukan pemadaman api yang di bantu oleh warga sekitar secara bergotong royong dengan menggunakan alat seadanya,” timpalnya.

Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, kebakaran yang menghanguskan tiga toko itu, diduga api berasal dari konsleting listri di sebuah toko mebel milik Dedi. Setelah itu, api langsung merambat ke toko lainnya hingga terjadi kebakaran hebat.

Kebakaran-Kebonpedes-Sukabumi

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka pada kejadian tersebut. Hanya saja, para korban mengalami kerugian materil kurang lebih Rp910.000.000,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriandani mengatakan, saat kejadian kondisi ketiga toko yang terbakar itu dalam kondisi tutup. “Kejadianya, dini hari tadi. Iya, ada sekitar pukul 03.00 WIB,” katanya.

Saat kejadian, warga setempat sempat mendengar suara ledakan dari tabung gas yang terbakar. Api berhasil dipadamkan setelah Damkar menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. “Proses pemadaman, membutuhkan waktu sekitar 2 jam lamanya,” tandasnya.

Ia menambahkan, saat ini warga dan pemerintah setempat tengah gotong royong membersihkan material bangunan pada ketiga toko yang terbakar itu. “Sekarang warga dan beberapa petugas desa sedang dilokasi, untuk membantu membersihkan material terbakar,” pungkasnya. (Den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *