Sampah Banjiri Pantai Citepus Sukabumi, Begini Kondisinya

Suasana serakan sampah di areal pantai Citepus Muara Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu
SAMPAH : Suasana serakan sampah di areal pantai Citepus Muara, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Rabu, (11/1).(FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)

SUKABUMI — Akibat hujan deras yang terjadi akhir-akhir ini terjadi timbulkan dampak tumpukan sampah beserakan di areal kawasan objek wisata pantai Citepus Muara, yang berlokasi di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Dengan semakin banyaknya serakan sampah di areal pantai Citepus muara, dikhawatirkan sejumlah warga jika dibiarkan terlalu lama akan semakin sulit di bersihkan ataupun ditangani seperti halnya di area muara pantai Cimandiri, di desa Loji, Kecamatan Simpenan.

Bacaan Lainnya

Kekhawatiran disampaikan Nuraeni (39) warga Palabuhanratu yang mengatakan tumpukan sampah berserakan diareal tersebut berdasarkan pantauannya sudah lama terjadi dan semakin hari semakin banyak, meski sejumlah masyarakat telah melakukan upaya penanganan.

Nuraeni menduga, tumpukan sampah yang sebagian besar ranting ranting kayu dan juga sampah plastik, botol bekal minuman ringan, dan sampah limbah rumah tangga tersebut akibat oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan ke sungai.

“Ini kalau dibiarkan terlalu lama bukan tidak mungkin walaupun setiap hari ada upaya melakukan pembersihan ini akan semakin banyak, ini bisa bisa jadi seperti disana (muara cimandiri- red),” ujarnya.

“Padahal ini areal objek wisata tiap libur akhir pekan atau libur panjang selalu ramai pengunjung, mudah mudahan segera ada penanganan dengan menggunakan alat berat biar bersih lagi,” imbuhnya.

Sementara itu warga sekitar Asep Edom Saepulloh mengungkapkan, tumpukan sampah di muara pantai Citepus dampak banjir rob ditambah air sungai yang meluap dalam beberapa hari terakhir yang membawa sampah dari hulu sungai.

“Iya akhirnya sampah sampah yang kiriman dari sungai bermuara di pantai kemudian terseret ombak akhirnya berserakan di sekitar muara Citepus ini,” timpalnya

“Untuk upaya penanganan kebersihannya memang selama ini ada petugas dari DLH dibantu masyarakat dengan kegiatan jumsih juga kemarin sebelum tahun baru, mungkin karena terlalu banyak jadi tidak kelihatan bekasnya,” sambungnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *