KABUPATEN SUKABUMI

Ratusan Hektare Lahan Pertanian Gagal Panen

×

Ratusan Hektare Lahan Pertanian Gagal Panen

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI– Ratusan hektar lahan pertanian di Kabupaten Sukabumi mengalami gagal panen. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi sedikitnya ada 575 hektare areal pertanian yang terancam gagal panen akibat kemarau panjang tahun ini. Ke 575 Hektare pertanian yang terdampak kemarau tersebut dibagi beberapa kategori, untuk kategori yang mengalami rusak ringan sebanyak 93 hektare, rusak sedang 172 hektare, rusak berat 178 hektare dan 133 hektare gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian (Distan), Dedah Herlina mengatakan, lahan pertanian aktif yang terkena dampak kemarau tersebar di 22 dari 47 kecamatan yang berada di Kabupaten Sukabumi. “Dampak kekeringan 575 hektare, sementara seluas 178 hektare lahan areal pertanian dilaporkan terancam kekeringan,” kata Dedah kepada Radar Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

Lanjut Dedah menjelaskan, adapun lahan pertanian yang mengalami kekeringan. Yakni, Kecamatan Simpenan, Gunungguruh, Cikakak, Cisolok, Ciracap, Palabuhanratu, Ciemas, Waluran, Cimanggu, Cidahu, Warungkiara, Kadudampit, Cireunghas, Nagrak, Cisaat, Sagaranten, Lengkong, dan Purabaya. “Sementara daerah terluas yang terdampak kekeringan yaitu Kecamatan Ciracap seluas 186 hektare. Lalu Ciemas 97, terus diikuti Kecamatan Simpenan 70 hektare,” jelasnya.

Kendati hujan sudah mulai turun sambung Dedah, namun saat ini masih belum merata disemua daerah sehingga masih banyak daerah yang mengalami kekeringan. “Ya, kalau dalam waktu dekat ini turun hujan dan bisa merata mungkin yang terdampak tidak akan terlalu luas,” ujarnya.

Dirinya berharap, dalam waktu dekat ini bisa segera memasuki musim penghujan sehingga mampu meminimalisir kekeringan disetiap wilayah. “Mudah-mudahan bisa secepatnya turun hujan jadi lahan yang kekeringan bisa kembali membaik,” pungkasnya.

 

(cr16/d)