“Awalnya kita dapat informasi dari warga, karena dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diharapkan kami langsung bergegas ke lokasi
. Alhasil tujuh pelajar diantaranya berhasil diamankan,” jelasnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (19/4).
Setelah digelandang ke Mapolsek, para pelajar itu diberikan pembinaan agar tidak mengulang perbuatannya kembali.
Selanjutnya, untuk memastikan pelajar itu pulang, pihak kepolisian pun memanggil sekolah dan orang tua masing-masing.
“Kami berikan pembinaan kepada mereka, perwakilan sekolah dan orang tuanya juga dipanggil agar ada efek jera,” ujarnya.
AN, salah satu pelajar kelas IX membantah akan melakukan tawuran.
Ia mengaku, tujuannya berangkat menuju Parungkuda yakni berkunjung ke rumah temannya. “Kami bukan mau tawuran pak, hanya mau ngeliwet di rumah teman di daerah Pamuruyan, Cibadak saja,” akunya.





