Polisi Selidiki Kasus Pembuangan Bayi, Ini Kata Kapolseknya

  • Whatsapp
EVAKUASI : Petugas gabungan saat mengevakuasi bayi laki-laki yang ditemukan di depan pintu belakang rumah warga, tepatnya di Kampung Cinaron, RT 15/04, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade.

SURADE – Warga Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, digegerkan dengan penuman bayi mungil yang terbungkus kain di depan pintu belakang rumah warga, tepatnya di Kampung Cinaron, RT 15/04, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, pada akhir pekan kemarin (27/03/21). Kini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui dan menangkap pelaku yang tega membuang bayi dengan kondisi tali pusat dan ari-arinya masih menempel ditubuhnya.

Kapolsek Surade, AKP Norbertus Santoso kepada Radar Sukabumi mengatakan, bayi berjenis kelamin laki-laki ini, pertama kali ditemukan oleh Nurhayati (36) asal Cinaron, RT (15/04) Desa Buniwangi, Kecamatan Surade sekira pukul 03.30 WIB.

Bacaan Lainnya

“Jadi saat itu, Ibu Nurhayati mendengar suara seperti ada yang mengetuk pintu belakang rumahnya, kemudian ia membuka pintu dan terlihat ada bayi yang tergeletak dibawah pintu dengan kondisi menangis dan terbungkus kain,” kata Norbertus kepada Radar Sukabumi Minggu (28/03/2021).

Melihat kejadian tersebut, Nurhayati langsung mebawa bayi kedalam rumahnya. Setelah itu, ia kemudian menghubungi suaminya yang sedang bekerja di Arab Saudi serta menghubungi mertua dan Ketua RT setempat. “Setelah mertua dan Ketua RT-nya datang, maka Ketua RT tersebut langsung menghubungi bidan desa yang kebetulan saat itu sedang menolong proses persalinan di Puskesmas Buniwangi. Iya, petujuk Ibu Bidan agar bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Buniwangi,” paparnya.

Tidak lama setelah itu, sekitar pukul 05.00 WIB, bayi tersebut tiba di Puskesmas Buniwangi dan langsung mendapatkan perawatan yang intensif dari petugas medis Puskesmas. Sampai saat ini bayi tersebut masih berada di Puskesmas Buniwangi. “Kami sudah berupaya mengevakuasi bayi ke Puskesmas Buniwangi untuk dilakukan penanganan medis, perwakilan dari Muspika Kecamatan Surade sudah berada di Puskesmas untuk melakukan koordinasi terkait perawatan bayi,” bebernya.

Ketika disinggung mengenai siapa pelaku atau orangtua yang nekad melakukan aksi tidak terpujinya. Seperti membuang bayi mungil tersebut, dirinya belum bisa menjawab secara pasti. Pasalnya, saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih dalam mengumpulkan beberapa ketarangan serta saksi-saksi untuk dijadikan bukti sebagai bahan penangkapan pelaku yang tega membuang bayi tersebut.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *