“Namun setelah kami cek lokasi, pohon yang dikabarkan menyerupai tanaman ganja ini tidak kami temukan,” ujar Yanto.
Yanto menduga, tanaman tersebut ada pihak yang tidak bertanggung jawab mengambilnya. Ia pun mengaku sudah memeriksa sejumlah saksi guna untuk melakukan penyelidikan.
“Kita sudah mintai keterangan warga di kampung itu, mereka juga banyak tidak mengetahui siapa yang mencabut tanaman mirip ganja itu. Ini masih kami selidiki, anggota pun sudah kami sebar,” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Kebonpedes, Saepudin. Menurutnya, penemuan tanaman mirip ganja itu sempat membuat heboh warga sekitar dan juga warga luar kampung lainnya.
“Banyak yang berdatangan, namun saat polisi tiba di lokasi tanaman itu tidak ada. Enggak tahu siapa yang ngambil,” singkatnya.
(Den/d)






