Pohon Mahoni Tumbang Jalan Sukabumi-Banten Sempat Lumpuh

  • Whatsapp
TUMBANG : Warga dan petugas gabungan saat mengevakuasi pohon tumbang yang menutupi ruas Jalan Raya Nasional Palabuhanratu - Cisolok, tepatnya di Kampung Citepus Katapang, Condong, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

PALABUHANRATU — Jalan lintas provinsi antara Sukabumi Jawa Barat menuju Kabupaten Lebak Banten sempat tersendat, akibat pohon mahoni berdiameter besar yang berada di pinggir ruas Jalan Raya Nasional Palabuhanratu – tumbang hingga menutupi badan jalan, pada akhir pekan kemarin (17/10) sekitar pukul 15.00 WIB.

Meski tidak memakan korban jiwa, namun akibat robohnya pohon yang memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan berdiameter sekitar 30 centimeter tersebut, mengahambat arus lalu lintas di jalur tersebut.

Bacaan Lainnya

Salah saorang warga Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, M Sirrojudin (28) mengatakan, saat pohon mahoni roboh, kondisi jalan tengah dalam keadaan sepi karena tidak ada kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat yang melintasi jalur tersebut.

“Kondisi pohon yang roboh itu, sudah lapuk termakan usia. Iya, batang pohonnya sudah mengering,” kata M Sirojudin kepada Radar Sukabumi, Minggu (18/10).

Sementara itu, Paur Humas Polres Sukabumi, Ipda Aah Sapul Rohman mengatakan, pohon tumbang yang sempat menghalangi ruas jalan raya nasional itu, dievakuasi oleh petugas gabungan setelah mendapatkan laporan dari warga setempat.

Saat kejadian, petugas gabungan bersama warga sekitar langsung ke lokasi kejadian selain untuk mengevakuasi pohon tumbang, juga petugas telah mengatur arus lalu lintas.

“Selama proses evakuasi, petugas memberlakukan sitem buka tutup jalan. Sehingga, tidak terjadi kemacetan yang panjang,” bebernya.

Ditempat terpisah Danru Polhut KPH Sukabumi, Vicky Yuldan mengatakan, pohon mahoni yang tumbang di ruas Jalan Raya Nasional Palabuhanratu – Cisolok itu, berada di luar kawasan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sukabumi.

“Kalau di wilayah Palabuhanratu, tepatnya yang berada pinggir jalan nasional itu, bukan berada di kawasan Perhutani. Iya, mungkin itu berada di kawasan hutan BKSDA,” kata Vicky.

Dalam menghadapi potensi bencan alam di musim hujan, KPH Sukabumi terlebih dahulu telah melakukan mitigasi bencana. Seperti melakukan pemetaan daerah mana saja lahan milik perhutani yang rawan akan bencana longsor maupu pohon tumbang.

Untuk itu, baru-baru ini, KPH Sukabumi telah melakukan pemeliharaan hingga pemangkasan ratusan pohon di tepi jalan. Hal tersebut sebagai mecegah pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang.

“Pada beberapa pekan terkahir, kita sudah memotong sebanyak 119 pohon rawan tumbang yang berada di kanan kiri pinggir jalan yang dilaksanakan RPH Hanjuang Barat, BKPH Lengkong, atau tepatnya ruas jalan jalan raya Lengkong- Kiara II Simpenan,” pungkasnya. (den/d)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *