Pesona Desa Wisata di Kabupaten Sukabumi, Bikin Kemenparekraf Kepincut

Desa-Wisata-Sukabumi
Ketua ASIDEWI Andi Yuwono bersama Anggota Komisi X DPR RI Desy Ratnasari saat memberikan arahannya pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata

SUKABUMI – Puluhan pengelola desa wisata di Kabupaten Sukabumi, mengikuti sosialisasi peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata dan ekonomi kreatif desa wisata Sukabumi di Hotel Pangrango Kecamatan Sukabumi pada Kamis (21/07).

Kegiatan yang digagas oleh Sekretariat Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan pada Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indoneisa (Kemenparekraf RI) ini, juga dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi X Desy Ratnasari dan Ketua Umum Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) Andi Yuwono dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi X DPR RI Desy Ratnasari kepada Radar Sukabumi mengatakan, pihaknya telah berkolaborasi bersama ASIDEWI dengan Kemenparekraf RI, khususnya deputi peningkatan sumber daya manusia untuk membantu meningkatkan keterampilan dan kafasitas SDM bagi para pelaku pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

“Tidak hanya di desa wisata, tetapi juga ada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan juga ada pelaku wisata lainnya yang termasuk swasdaya masyarakat yang memiliki keinginan untuk mengembangkan destinasi wisata di wilayahnya,” kata Desy Ratnasari kepada Radar Sukabumi pada Kamis (21/07).

Menurutnya, program peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata dan ekonomi kreatif desa wisata Sukabumi ini, akan dilakukan secara berlanjutan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indoneisa, khsususnya di daerah Sukabumi.

“Iya, karena saya sebagai wakil masyarakat Sukabumi semoga diberikan manfaat oleh Allah SWT. Intinya kegiatan ini untuk memberikan manfaat kepada masyarakat Sukabumi, khususnya dalam bidang pariwisata,” ujarnya.

Ketua Umum Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) Andi Yuwono menjelaskan, kegiatan kolaborasi ini dimaksukan untuk peningkatan kafasitas SDM di desa wisata yang ada di Sukabumi.

Untuk itu, ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti disini dan besar harapannya ada dorongan khusus dari pemerintah untuk program pendampingan bagi desa-desa wisata di Indonesia, khususnya di Sukabumi.

“Penilaian kami melihat karena kami dominannya pariwisata berbasis masyarakat, Sukabumi memiliki peluang yang cukup luar biasa dan objek destinasi wisata desa di Sukabumi juga sangat berpariatif,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, alasan soal daerah Kabupaten Sukabumi memiliki peluang yang cukup luar biasa karena hal tersebut terbukti sejak tahun 2021 lalu, Kabupaten Sukabumi sudah bisa mengantar objek wisata Cisande mendapatkan anugrah 50 besar desa wisata dari Kemenparekraf RI.

Bahkan, di tahun ini juga objek desa wisata hanjeli masuk ke 50 besar desa wisata. “Berarti desa wisata di Sukabumi sangat luar biasa. Jadi, tinggal bagaimana mendorong kebijakan atau intervensi untuk bisa bertumbuh kembang dan berkelanjuta desa-desa yang ada di Sukabumi,” pungkasnya. (Den)

Desa-Wisata-Sukabumi

Pos terkait