Mengacu pada berbagai regulasi nasional, seperti Inpres Nomor 3 Tahun 2022 dan Perpres No. 18 Tahun 2020, program Kampung Keluarga Berkualitas menekankan pendekatan wilayah dengan integrasi berbagai sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial.
“Evaluasi keberhasilan program ini dilakukan melalui Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga), sebagai alat ukur kesejahteraan keluarga,” paparnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, terdapat dua materi utama yang disampaikan dalam kegiatan ini. Yakni, peran Kampung KB dalam Pencegahan dan Penanggulangan Stunting, disampaikan oleh Ibu Devi Pratitowati, Nutrisionis Ahli Madya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dan arah kebijakan serta strategi program Kampung KB, Pendidikan Kependudukan, Pokja Bangga Kencana, dan iPBK Tahun 2025 yang disampaikan oleh Ibu Hj. Ani Andriyani sebagai Kepala Bidang Daltin di lingkungan DPPKB Kabupaten Sukabumi.
“Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menciptakan keluarga-keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas serta pondasi penting bagi terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan generasi unggul di masa depan,” pungkasnya. (den/d)






