“Indikasinya terlihat dari sirip depan yang putus dan luka parah di bagian kepala. Kami menduga penyu ini telah mati di laut sekitar empat hari lalu, kemudian terbawa arus hingga terdampar di pantai,” jelasnya.
Musonip menegaskan pentingnya edukasi dan pengawasan aktivitas penangkapan ikan agar kejadian serupa tidak berulang. Ia mengimbau kolaborasi antara masyarakat pesisir, nelayan, dan pemerintah untuk menjaga ekosistem laut yang menjadi habitat penyu dan biota lainnya.(ndi/d)




