KABUPATEN SUKABUMI

Pemkab Sukabumi Siapkan Formula Fiskal Baru Hadapi Tantangan 2026

×

Pemkab Sukabumi Siapkan Formula Fiskal Baru Hadapi Tantangan 2026

Sebarkan artikel ini
Workshop fiskal di Jakarta jadi momentum Pemkab Sukabumi merumuskan strategi anggaran adaptif dan responsif.
Workshop fiskal di Jakarta jadi momentum Pemkab Sukabumi merumuskan strategi anggaran adaptif dan responsif.

SUKABUMI – Dinamika ekonomi global yang berdampak ke daerah mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperkokoh benteng fiskalnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, turun langsung mengikuti Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Level Pimpinan di Jakarta, belum lama ini.

Bank bjb Tandamata

Kegiatan yang diinisiasi Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI ini menjadi ajang sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, memastikan setiap rupiah dalam APBD memberi dampak ganda bagi kesejahteraan rakyat.

Ade menegaskan, pengelolaan fiskal bukan sekadar menyeimbangkan angka di atas kertas. Fokus utama adalah optimalisasi pendapatan tanpa membebani sektor usaha, serta belanja yang lebih efektif dan efisien. “Tujuannya adalah perbaikan kebijakan. Kita dituntut memiliki pemahaman strategis agar perencanaan anggaran benar-benar tepat sasaran dan berorientasi pada hasil,” ujarnya.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah strategi pembiayaan dan investasi daerah. Di tengah keterbatasan dana transfer pusat, daerah dituntut kreatif mengelola aset agar lebih produktif dan akuntabel. Manajemen aset tidak lagi sekadar pencatatan, melainkan harus menjadi mesin penggerak ekonomi baru.

Selain itu, penguatan integritas dan manajemen risiko menjadi sorotan. Tata kelola keuangan yang transparan dipandang wajib untuk membangun kepercayaan publik sekaligus menarik investasi. “Kebijakan fiskal harus adaptif dan responsif. Kita tidak bisa lagi menggunakan pola lama jika ingin memperkuat ketahanan ekonomi secara berkelanjutan,” tegas Ade.