Sementara itu salah seorang warga Cisolok Mamah Nuryamah ikut berbangga sebagai warga lokal memang harus ikut memiliki tempat wisata yang sudah tertata rapih.
“Kalau dari dulu model penataannya begini, mungkin gak akan ada cerita viral viral soal sampah menumpuk, kumuh, tentu akan banyak pengunjung lagi datang kesini,” timpalnya singkat.
Dihubungi terpisah Camat Cisolok Jenal Abidin mengutarakan bahwa penataan tidak akan sukses jika tidak dibantu oleh masyarakat sekitar, menurutnya semua pihak yang memiliki kepentingan dilibatkan sehingga tidak heran saat ini suasana pantai Karanghawu bisa dilakukan penataan.
“Secara umum masyarakat mendukung upaya yang telah dilakukan oleh jajaran forkompimcam, terimakasih kepada semua yang telah membantu, penataan ini sebagai upaya menciptakan sapta pesona wisata,” ungkap Jenal.
“Insya Allah kami akan terus giat menata, merapihkan semua pedagang di tempat wisata, ini tiada lain untuk meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung wisatawan sesuai dengan sapta pesona, aman, bersih indah, tertib, sejuk, ramah, kenangan,” tandasnya. (Ndi)






