Pandemi Covid19 Bikin PNBP Situ Gunung Sukabumi Terjun Bebas

Para pengunjung Resort PTN Situ Gunung, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi saat melakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan perangkat deteksi.

SUKABUMI – Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) PTN Situ Gunung, Kabupaten Sukabumi menurun drastis pada 2020. Adanya pandemi virus corona atau Covid-19 menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan merosotnya pendapatan negara bukan pajak tersebut.

Hal itu pun diakui oleh Kepala Resort PTN Situ Gunung, Asep Suganda. Menurutnya, jika dibandingkan dengan 2019, PNBP PTN Situ Gunung tahun 2020 ini mengalami penurunan drastis hingga 100 persen.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini hanya tercatat Rp3 Miliar, artinya jika dibandingkan dengan 2019 menurun hingga 100 persen pada tahun ini,” kata Asep Suganda kepada Radar Sukabumi saat dihubungi, Rabu (16/12).

Pemutupan selama empat bulan lamanya, kata Asep Suganda lagi, menyebabkan pengurangan kuota kunjungan faktor utama yang berdampak pada PNBP. Selain itu, PSBB di beberapa daerah sehingga masyarakat enggan untuk berwisata.

“Dalam kondisi pandemi ini memang minta masyarakat untuk berwisata berkurang, karena memang mereka khawatir,” ujarnya.

Kendati demikian, target dari PNBP PTN Situ Gunung telah melampaui target. Menurutnya, keberadaan beberapa destinasi wisata bari di kawasan PTN Situ Gunung berdampak besar terhadap PNBP.

“2017 dulu itu hanya Rp 90 juta, karena mamang dulu kunjungan itu amat rendah. Setelah ada beberapa destinasi wisata baru itu Alhamduliah mendongkrak,” sebutnya.

Asep juga mengklaim, selama 2020 ini pihaknya telah cukup berhasil mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar kawasan melalui pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan PTN Situ Gunung.

“Tahun ini yang sudah kami kerjakan mulai dari mewajibkan rekrutmen tenaga kerja 70 persen dari masyarakat lokal kepada para investor, menyediakan sarana warung untuk berjualan tiga lokasi menampung 127 pedagang, mendorong usaha jasa ojeg wisata yg beranggotakan 167 ojeg, mendorong kelompok perahu wisata sebanyak 27 orang hingga mendorong untuk menjadi guide lokal,” pungkasnya. (upi/d)

Pos terkait