Optimistis, Vaksinasi Kabupaten Sukabumi Akhir Tahun 70 Persen

vaksinasi di Desa Ridogalih Kecamatan Cikakak
Antusiasme warga mengiktui kegiatan vaksinasi di Desa Ridogalih Kecamatan Cikakak Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Salah satu indikator yang menyebabkan Kabupaten Sukabumi naik menjadi PPKM Level 3 adalah target capaian vaksinasi yang belum 50 persen. Merespons serius hal ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi langsung melakukan rapat koordinasi agar kembali ke PPKM Level 2 bahkan level 1.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman menerangkan, dalam rakor tersebut dilakukan evaluasi perihal naiknya level PPKM yang awalnya pada level 2 menjadi level 3. Menyikapi hal tersebut ada beberapa hal penting yang harus segera dilakukan.

Bacaan Lainnya

“Kita harus bekerja keras, bersama sama untuk mengatasi kenaikan level ini, input data harus benar benar diperhatikan juga harus selalu sinkron antara data Pemerintah Kab Sukabumi dengan Pemerintah Pusat karena kalau datanya sudah singkron kita bisa berada dalam status level yang baik,” ungkap Ade saat memimpin Rapat Koordinasi Satgas Covid 19 di Aula BKPSDM Jl. Raya Kadupugur, Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kamis (7/10).

Ade juga mengapresiasi kepada para tenaga kesehatan yang sudah bekerja tanpa pamrih diantaranya terus berupaya mensukseskan program vaksinasi bagi masyarakat. “Walau demikian saya tetap meminta sosialisasi terkiat vaksinasi terus dilakukan” tambahnya

Sekda berharap usai rakor dan menghasilkan langkah langkah strategis, kabupaten Sukabumi bisa berada di level 2 lagi karena itu butuh kerja sama yang baik dari semua stekholder.

“Dari laporan para Camat mengenai progres vaksinasi tentunya kita bisa memprediksi sudah berapa persen pemberian vaksin kepada masyarakat, saya menekankan bahwa target vaksin di bulan Desember 2021 adalah 70 persen,” tandasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Cikakak menggelar vaksinasi untuk warga setempat, begitupun warga lanjut usia atau lansia. Salah satu trik agar proses vaksinasi berjalan dengan lancar adalah dengan mendatangi setiap rumah warga termasuk ke desa desa alias door to door.

“Kami secara terus menerus memberikan imbauan dan pemahaman agar masyarakat mau divaksin dari rumah ke rumah dan dari desa ke desa.

Sebab, vaksinasi itu untuk membentuk herd immunity (kekebalan kelompok), sehingga tidak rentan terpapar virus Corona,” ujar Kepala Puskesmas Kecamatan Cikakak Gunarhyari kepada Radar Sukabumi.

Di sisi lain, pihaknya kerap menghadapi beberapa kendala di lapangan. Mulai dari sasaran lanjut usia maupun kondisi wilayah lainnya yang berada di pelosok desa. Kendati demikian, dirinya menegaskan terus mensosialisasikan kepada masyarakat terutama sasaran yang menerima bantuan sosial.

“Sasaran masyarakat yang terdaftar bansos pemerintah seperti PKH (Program Keluarga Harapan), BLT (bantuan langsung tunai) dan lain – lainya, karena sudah jelas dalam perpres 12 bahwa penerima bansos wajib divaksinasi,” tegasnya.

Adapun capaian vaksinasi di Kecamatan Cikakak, sambung Gunarhyari, untuk Desa Cikakak warga yang sudah divaksin sudah mencapai 1.926 orang, kemudian Desa Ridogalin 1.171 orang, Desa Cileungsing 480 orang.

“Lalu untuk warga di Desa Ganasoli yang sudah divaksin baru 318 orang, Desa Sirnarasa 683, Desa Cimaja 3.151 orang, Desa Sukamaju 1.865 orang, Desa Cirendang 270 orang, dan Desa Margalaksana 495 orang.

Untuk lansia sendiri total sasaran sebanyak 3.860 orang diambil dari data tahun 2019,” pungkasnya. (upi/ris/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan