P2BK telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk tindak lanjut penanganan. Rekomendasi awal adalah pembuatan laporan resmi dan pengajuan bantuan perbaikan bangunan.
Meski cuaca saat kejadian dilaporkan cerah, kondisi struktur bangunan yang lapuk menjadi penyebab utama ambruknya atap. P2BK juga mengimbau agar dilakukan pengkajian ulang terhadap bangunan tua yang masih digunakan untuk kegiatan pendidikan dan pelayanan masyarakat.
“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada. Bangunan yang sudah tua dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan sebaiknya segera diajukan untuk rehabilitasi,” tandas Dandi.(ndi/d)






