SUKABUMI— Tim SAR gabungan berhasil menemukan nelayan korban kecelakaan laut di Perairan Muara Cikaso, Kabupaten Sukabumi. Saeful (38), nahkoda kapal KM Panyalu, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Pantai Cikawung, Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Rabu (18/6) pagi.
Letda Laut (P) Andri Kurniawan, Danposal Ujunggenteng, membenarkan penemuan tersebut.
“Korban ditemukan dalam posisi terlentang oleh dua warga setempat yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi,” ujarnya.
Dua warga yang pertama kali menemukan jasad, Burhanudin (51) dan Enuh (35), segera melaporkan kejadian kepada tim SAR gabungan yang masih berada di wilayah Tegalbuleud.
Tim SAR tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi jenazah ke rumah pemilik kapal di Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud. Sesuai permintaan keluarga, jenazah tidak menjalani visum dan akan dimakamkan di TPU Rancaerang, Desa Buniasih.
Kecelakaan ini terjadi pada Selasa (17/6) pagi, saat KM Panyalu yang membawa Saeful dan seorang anak buah kapal (ABK) bernama Ijang (45) terbalik dihantam gelombang tinggi di Muara Cikaso. Ijang telah ditemukan meninggal dunia tak lama setelah kejadian, sementara Saeful sempat dinyatakan hilang sebelum ditemukan pada Rabu pagi.
Tim SAR gabungan bersama Forkopimcam Tegalbuleud dan Cibitung telah melakukan berbagai langkah, termasuk evakuasi, koordinasi lintas instansi, dan prosesi pemulasaraan jenazah.
“Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,”pungkas Letda Laut (P) Andri Kurniawan.(ndi)





