Bagi peserta, muktamar ini menjadi refleksi sejarah dan panggilan untuk meneguhkan khidmah di jalan dakwah. Dalam suasana haul ke-10 Pangersa Uwa, semangat persaudaraan dan spiritualitas terasa kuat, menyatukan delegasi dari berbagai daerah.
“Perjuangan belum selesai. Dengan semangat khidmah yang diwariskan, barokah perjuangan diyakini akan terus mengalir lintas generasi,” pungkas Uwa Anom.(den/d)



