SUKABUMI – Terobosan dalam memangkas sekat birokrasi terus digulirkan oleh Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Sukabumi. Melalui program PELATARAN (Pelayanan Tanah Akhir Pekan), instansi ini berkomitmen memberikan akses hukum pertanahan yang lebih inklusif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu di hari kerja normal.
Program PELATARAN hadir sebagai solusi konkret bagi warga yang sulit meluangkan waktu antara Senin hingga Jumat. Dengan membuka loket pelayanan pada hari Sabtu, masyarakat kini memiliki alternatif waktu untuk mengurus berbagai administrasi pertanahan tanpa harus mengorbankan jam kerja rutin mereka.
Efektivitas layanan ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Dwi Purwanti, seorang warga asal Kabupaten Sukabumi, memberikan apresiasi positif saat pertama kali mencoba layanan di kantor tersebut. Menurutnya, pengalaman mengurus administrasi pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi jauh melampaui ekspektasinya.
“Pelayanan di kantor BPN Kabupaten Sukabumi ini, menurut saya pelayanannya bagus. Karena saya baru pertama kali datang ke sini, ternyata jika dibandingkan dengan daerah lain, pelayanan BPN di sini sangat cepat,” ujar Dwi Purwanti usai mengurus surat pertanahan di kantor BPN Kabupaten Sukabumi, tepatnya di ruas Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (10/03/2026).
Dwi mengaku terkesan dengan keramahan petugas dan efisiensi waktu yang diberikan, sehingga urusan pertanahan yang biasanya dianggap berbelit-belit kini terasa lebih sederhana dan transparan.
Pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa kehadiran PELATARAN adalah bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Layanan ini memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan optimal meski di luar hari kerja resmi.
Melalui skema ini, berbagai urusan administrasi tetap dapat diproses, sehingga diharapkan tidak ada lagi tumpukan berkas yang tertunda hanya karena kendala waktu pemohon. Keberadaan PELATARAN juga diharapkan dapat meminimalisir peran perantara, karena masyarakat kini lebih mudah mengurus sendiri keperluan mereka secara langsung pada akhir pekan.
Dengan respons positif dari warga seperti Dwi Purwanti, Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi optimistis tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan pertanahan akan terus meningkat, sekaligus memperkuat tata kelola administrasi pertanahan yang lebih modern dan akuntabel di wilayah Kabupaten Sukabumi, pungkasnya. (Den)






