Lembakum Siliwangi Minta Kenaikan HET Gas 3 Kg Tidak Dijadikan Polemik

Pemegang Mandat Koordinator Wilayah Lembakum Siliwangi Adhefa
Pemegang Mandat Koordinator Wilayah Lembakum Siliwangi Adhefa

SUKABUMI — Pemegang Mandat Koordinator Wilayah Lembakum Siliwangi Adhefa meminta penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) gas 3 Kg di Kabupaten Sukabumi tidak dijadikan polemik yang berkepanjangan di tengah masyarakat.

Menurutnya, Keputusan walikota dan Bupati Sukabumi terkait Penyesuaian Harga Eceran Tertinggi HET Gas 3kg per 1 Januari 2023, sebelumya sudah tersosialisasi pada masyarakat, namun disikapi oleh elemen Mahasiswa terlalu didramatisir.

“Sangat menyayangkan hal tersebut, menurut Adhefa Mahasiswa tidak terlalu cepat mengeluarkan sebuah statement atas sebuah putusan pemerintah tanpa dasar yang jelas serta melakukan analisa terhadap kebijakan tersebut,”jelas Adhefa.

“Memang daya kritis yang dimiliki oleh Mahasiswa adalah sebuah potensi yang selayaknya mendapat arahan yang tepat sehingga dapat terarah dan mencapai tujuan yang maximal,”pungkas Adhefa.

Namun lanjut Adhefa bahwa penyesuaian HET tersebut adalah sebuah kebijakan yang telah dikaji dengan berbagai pertimbangan yang matang serta juga telah melakukan analisa dan pertimbangan terhadap daya beli masyarakat yang mengacu kepada perekonomian daerah.

Mahasiswa sebagai kader yang punya idealisme tinggi, akan lebih baik melakukan banyak diskusi dengan berbagai pihak baik masyarakat maupun pemerintah sehingga tidak mengeluarkan statement terlalu cepat serta dapat di politisasi dan digoreng oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. (*)

Pos terkait