Slamet melihat kerusakan lintasan lari paling parah terjadi mulai di muara Citepus dekat dengan Kantor Kepala Desa Citepus, hingga ke arah Pantai Sukawayana atau sekitar 500 meter. Bahkan kerusakan di beberapa titik terbilang parah, karena runtuh tergerus ombak.
Otomatis dampak kerusakan joging track tersebut cukup mengganggu aktivitas warga atupun wisatawan yang menikmati keindahan Pantai Citepus tidak bisa menikmati pasilitas joging track tersebut.
“Saya sangat menayangkan bila kondisi bangunan joging track terus dibiarkan tanpa ada perbaikan secara bertahap, gampang-gampang membangun yang baru yang sudah ada di perbaiki terlebih dahulu,”tandasnya.
(cr1/d)




