Jalankan Program, Pilih Ngantor Bersama Masyarakat di Hari Jumat

  • Whatsapp
MENYANTUNI : pendiri sekaligus penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin, saat menyantuni anak Yatim di Masjid Jamie Al-Mukmin Desa Darmareja Kecamatan Nagrak

SUKABUMI — Untuk menjalankan komitmen janji politik kepada masyarakat, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra yang juga sebagai pendiri sekaligus penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin, memilih ngantor bermasa rakyat di Hari Jumat.

Seperti yang dilakukan pada Jumat (28/05/2021) kemarin, sosok orang yang juga sebagai Koordinator Presidium KAHMI Sukabumi mendatangi Masjid Jamie Al-Mukmin Desa Darmareja Kecamatan Nagrak. “Meski hari ini ada rapat di DPRD, Ini komitmen saya sebagai wakil rakyat yang mengemban amanah dengan memilih ngantor bersama masyarakat, dengan kegiatan ini tentunya selain menjalankan program juga bisa mendekatkan diri kepada masyarakat, mendengar keluh kesah masyarakat secara langsung, “terangnya.

Bacaan Lainnya

Diketahui, ngantor jumat bersama masyakarakt ini merupakan Jumat yang ke-49 di Masjid Jamie ke-49 dan Desa ke 31. Sampai saat ini, tercatat sudah ada 3.155 Alquran yang disebarkan. Tak tertinggal juga pada kesempatan itu dirinya juga menyantuni sekitar 20 anak yatim binaan yang belum Aqil Baligh.

“Insya Allah kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat masyarakat dalam kebersamaan membangun masyarakatnya yang berbudaya baca, faham dan amal Alquran. Saya tidak akan bosan untuk mengingatkan, bahwa dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang rahmatan lil alamin tiada lain caranya dengan Alquran, dan saya yakini itu, “cetusnya.

“Dulu priode pertama kita kan lebih fokus kepada budaya baca, sekarang kita gulirkan di priode kedua yakni budaya faham Alquran, ini adalah bentuk komitmen dan janji saya kepada masyarakat, bahkan kedepan dalam priode selanjutnya jika ini selesai akan dilanjutkan dengan budaya amal,”cetusnya.

Menurutnya, sudah seharusnya kita menyakini Al-qur’an merupakan perkataan Allah SWT, Al-Qur’an dijadikan sebagai sumber hukum ajaran islam. Allah memerintahkan hambanya untuk senantiasa membaca Al-Qur’an, memaknai isi Al-Qur’an serta mengamalkan apa yang ada didalam Al-Qur’an pada kehidupan.

“Jadi di setiap ayat Al-Qur’an yang Allah turunkan terselip jawaban dari semua permasalahan dunia. Berbagai macam masalah hadir dalam kehidupan kita, baik dari masalah kecil hingga masalah besar yang dianggap rumit untuk diselesaikan seperi wabah Covid-19 ini. Allah memberikan semua jawaban dari permasalahan mu melalui ayat-ayat Nya, “terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, dalam surat al-isra/17;9 yang berbunyi ‘Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus’. Dalam ayat ini Allah menjelaskan terhadap kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah kitab samawi paling agung dan paling luas cakupannya yang menyangkut semua jenis ilmu didalamnya, yang mengandung nasehat-nasehat serta aturan-aturan yang menunjukan pada jalan yang lebih lurus dan lebih benar dalam semua persoalan.

“Jika kita faham, tentunya apa yang menjadi masalah hari ini dan dimasa yang akan datang, Jawabannya sudah ada dalam Alquran, “tukasnya.

Selain itu, dirinya menambahkan, bahwa sebuah konsep program Baldatun secara bertahap yang bermuara kepada Alquran. Pertama mengajak budaya baca dengan program wakaf Alquran. Sudah 3.155 Alquran yang diwakafkan. Nah, pada fase budaya faham Baldatun menwakafkan Alquran yang ada terjemahan, tujuannya adalah masyarakat setidaknya bisa mengerti secara garis besar apa yang terkandung dalam Alquran. Dan lebih jauhnya bisa menjalankan apa yang ada didalamnya.

“Intinya, Baldatun berproses dan hadir untuk menjalankan kebaikan walaupun kecil, tujuannya agar kebaikan yang ditanam bisa menjadikan masyarakat sedikit-sedikit sadar bahwa hanya dengan Alquran lah Manusia bisa hidup tenang dan damai akibat iman, “tukasnya. (hnd/adv)

Pos terkait