Gp Ansor Sukabumi Launching Gerakan Wakaf Kader Mandiri

  • Whatsapp
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sukabumi, Gus Farhan Zayyid, saat memberikan sambutannya pada Rakorcab I dan Launching Gerakan Wakaf Kader Mandiri.

SUKABUMI – Sebanyak 47 Pimpinan Anak cabang (PAC) GP Ansor dan pengurus PCNU Kabupaten Sukabumi, mengikuti Rakorcab I dan Launching Gerakan Wakaf Kader Mandiri yang diselanggarakan di Gedung Lantai II, PCNU Kabupaten Sukabumi, belum lama ini.

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sukabumi, Gus Farhan Zayyid mengatakan, seluruh peserta dan Kader GP Ansor yang mengikuti kegiatan ini, dimaksudkan untuk melaksanakan amanah organisasi yang temaktub dalam beberapa point inti.

Bacaan Lainnya

Diantaranya, GP Ansor Kabupaten mesti mengikuti serta mensukseskan hajat Nahdlatul Ulama, terutama yang berkaitan dengan gerakan KOIN Muktamar NU, GP Ansor Kabupaten Sukabumi mesti mengintegrasikan ide dan gerakan dalam satu visi dan misi yang sama sebagai manifestasi Kaljinsil Wahid bagaikan satu badan yang saling mendukung antar Pengurus Cabang, Pengurus Anak Cabang dan Pengurus Ranting serta segenap Kader Ansor dan Banser serta GP Pemuda Ansor Kabupaten Sukabumi melalui struktur Pimpinan Ranting dan Pimpinan Anak Cabang harus terus bergerak melaksanakan titah organisiasi.

“Bila ditemukan sebagian pengurus yang lalai melaksanakan tugas dan fungsi organisasi, saya tidak akan segan untuk mereshufle,” katanya.

Launching wakaf ini, kedepannya GP Ansor Kabupaten Sukabumi akan saling gotong royong untuk bersama-sama mewakafkan sebagian pendapatannya kepada kas organisasi.

Dimana, nantinya menjadi kas inti ansor ketika melaksanakan kegiatan-kegiatan kaderisasi. “Insya Allah gerakan ini juga akan menjadi mediasi terbentuknya Unit Usaha Ansor,” bebernya.

Ketua Tanfidziyah sekaligus Penasehat GP Ansor Kabupaten Sukabumi KH. Anshori Fudholy mengatakan, Ansor mesti menjadi organisasi yang kuat serta tahan terhadap segala bentuk fitnah dan bullyan dari berbagai pihak yang dengan sengaja ingin menghancurkan Ansor.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Organisasi GP Ansor ini lahir sebelum Indonesia merdeka pada 1934 silam. Karena didasari oleh dua kepentingan nilai besar, ialah nilai kebangsaan dan keagamaan. Sehingga jangan heran, jika kemudian Ansor dituntut sebagai benteng pertama pertahanan yang menghadang kelompok maupun golongan pengadu domba bangsa dan agama,” katanya.

Sebelum acara penutupan melalui kegiatan sinergitas organisasi ini, maka GP Pemuda Ansor dan Yayasan Al-Masthuriyah Sukabumi bekerjasama untuk memberikan santunan kepada panti jompo yang ada di sekitar kawasan Gedung PCNU Kabupaten Sukabumi.

“Saya berharap nantinya, GP Ansor Kabupaten Sukabumi menjadi organisasi yang mampu memberikan kemanfaatan bagi masayarakat banyak,” pungkasnya. (Den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *