Duel Gladiator Pelajar SMP di Sukabumi, Usus Sampai Terburai

Duel-Pelajar-SMP-Sukabumi
Ilustrasi Duel Pelajar Sukabumi

Bukan hanya itu, orangtua juga harus lebih ekstra dan berperan aktif untuk melakukan pembatasan penggunaan media sosial untuk anak-anaknya. “Jadi kalau memang anak-anak itu, masih di hari sekolah, kalau bisa kami menyarankan, tapi kami tidak bisa melarang kan kami hanya menyarankan, mungkin dibatasi dan pas hari libur saja,” imbuhnya.

“Anak bermain media sosial tolong dicek juga, tadi melihat apa sih jangan sampai dia melihat game yang memicu atau menjadi contoh dia melakukan upaya-upaya itu. Contohnya apa seperti PUBG yang dia menggunakan kekerasan dan sebagainya itu, tolong dicek untuk membatasi supaya anak itu terinspirasi dengan adanya game seperti itu,” bebernya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi, dr Supriyanto mengatakan, pada 23 April 2024 RSUD R Syamsudin SH Kota telah kedatangan pasien laki-laki berusia sekitar 14 tahunan sekira pukul 18.00 WIB yang diantar oleh keluarganya dengan kondisi luka di daerah perut . “Kondisi kesadaran saat datang sih, sadar ya komposmetis,” kata dr Supriyanto.

Untuk penangananya, setiba pasien di IGD sesuai dengan kondisi pasien, maka dilakukan penanganan pre operasi, kemudian persiapkan selanjutnya dilakukan tindakan bedah operasi oleh dokter sub spesialis bedah ligesit. “Kebetulan setelah operasi dirawat di ICU, kemudian ruangan biasa dan hari ini kalau ga salah sudah boleh pulang. Jadi, pasien di rawat di sini sudah 10 hari,” paparnya.

“Untuk berapa jahitanya, kita gak melihat secara detail dan memang pasti udah tertutup lukanya itu, kemudian dieksplor dan dilakukan tindakan dibedah,” pungkasnya. (Den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *