SUKABUMI – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menggelar sosialisasi kesehatan reproduksi bagi guru dan tenaga kependidikan jenjang SLTA se-Wilayah V Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah V, tepatnya di Jalan Raya Selabintana, Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, diikuti oleh 60 peserta dari kalangan pendidik.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, yang menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter remaja, khususnya dalam memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi.
“Pendidikan kesehatan reproduksi tidak hanya mencakup aspek biologis, tetapi juga pemahaman tentang hak dan tanggung jawab, etika pergaulan, serta pembentukan karakter yang positif,” ujarnya kepada Radar Sukabumi, Rabu (25/6).
Uus menyoroti pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan DPPKB dalam menghadapi tantangan zaman, seperti maraknya informasi keliru di media sosial.
“Guru harus menjadi pendidik sekaligus pembimbing yang andal dalam mendampingi siswa menghadapi masa remaja secara sehat dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap isu-isu kependudukan seperti bonus demografi, angka fertilitas, pergaulan bebas, pernikahan usia dini, dan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, guru perlu dibekali pengetahuan yang memadai agar dapat menyampaikan materi secara benar dan efektif.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman guru tentang konsep dasar kesehatan reproduksi, membangun kapasitas dalam menyampaikan materi sesuai tahapan usia siswa, dan menjadikan guru sebagai rujukan awal dalam isu-isu seputar kesehatan reproduksi remaja.






