“Melalui koperasi, distribusi LPG bisa lebih terkontrol sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi,” tambahnya.
Rakor ini menjadi tonggak sinergi antara pemerintah daerah, koperasi, dan Pertamina. Sistem baru ini diharapkan mampu mengurangi kelangkaan dan mencegah praktik penyaluran yang tidak tepat. “Tujuan subsidi energi harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Sigit.(den/d)






