Ditemukan di Kantong Plastik, Bayi Malang Sukabumi Meninggal Usai dibawa ke Rumah Sakit

Kepala Desa Sukajaya, Deden Gunaefi saat mengevakuasi bayi
DIEVAKUASI : Kepala Desa Sukajaya, Deden Gunaefi saat mengevakuasi bayi laki-laki yang ditemukan di pinggir jalan raya Kampung Sidajaya, RT 03/RW 02, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi pada Senin (20/06).

SUKABUMI – Warga Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang masih terdapat tali ari-arinya di pinggir Jalan Raya Kampung Sudajaya, RT (03/02), Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi pada Senin (20/06) siang. Sayang nyawa bayi malang tersebut tidak terselamatkan.

Kepala Desa Sukajaya, Deden Gunaefi kepada Radar Sukabumi mengatakan, pemerintah Desa Sukajaya mendapatkan informasi dari warga yang melintasi jalan raya milik Kabupaten Sukabumi pada sekira pukul 14.30 WIB.

Bacaan Lainnya

“Saat itu, warga meminta bantuan kepada pemerintah desa. Katanya, ada penemuan bayi di pinggiran jalan raya,” kata Deden kepada Radar Sukabumi pada Senin (20/06).

Setelah itu, perangkat desa langsung datang ke lokasi penemuan bayi. Setiba di lokasi, ia mengaku kaget ada seorang bayi yang terbungkus oleh kantong plastik.

“Untungnya kepala bayi itu terlihat. Setelah itu, perangkat desa dengan sigap membawanya ke Puskesmas dan diberikan bantuan semacam di beri selimut,” ujarnya.

Karena terlihat kondisi bayinya kurang membaik, akhirnya ia didampingi petugas kepolsian langsung mengevakuasi bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi. “Saat itu, langsung ditangani oleh dokter khusus anak di ruang IGD,” paparnya.

Setelah di rawat, ujar Deden, dokter RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi menjelaskan kepada dirinya, bahwa bayi tersebut kemungkinan selamatnya 50 persen. Ini karena ada pembekakan pada bagian belakang kepala di punggung dan kaki pada bayi tersebut.

“Waktu itu, dokter meminta izin kepada saya terus diberikan nafas bantu. Kita tunggu dari masuk pukul 15.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB,” imbuhnya.

Tidak lama setelah itu, dokter RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi menmberikan kabar kembali perihal kondisi bayi tersebut yang semakin drop dan tidak ada peningkatan. Setelah itu, tim medis meminta izin kembali untuk diberikan alat bantu untuk dimasukan kedalam tenggorokannya.

“Begitu di masukan alat bantu itu, ternyata ada pendarahan di dalam bayi itu. Kondisinya semakin memburuk. Nah, sekira pukul 17.36 WIB anaknya itu dinyatakan meninggal dunia,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, AKP Enita Dwi Cahyawaty mengatakan, pihaknya mengaku telah mendapatkan laporan dari perangkat desa setempat, yang mendapatkan laporan dari seorang kurir pengantar paket, terkait adanya temuan bayi laki-laki di semak-semak pinggir jalan, yang terbungkus plastik hitam.

Pos terkait