“Jadi apabila terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi saat dalam melakukan aktivitas penangkapan, nelayan yang sedang melaut agar segera berlindung di tempat yang aman dengan ketentuan mesin kapal harus siap digerakan,” jelasnya.
“Yang paling utama dan penting para nelayan dapat melakukan pemantauan pengecekan terhadap kondisi kapal sebelum berlayar,” terangnya.
Ditegaskan Nunung, hingga saat ini situasi dan kondisi nelayan di Kabupaten Sukabumi masih aman dan kondusif, sebagian nelayan ditengah ancaman gelombang tinggi air laut, sebagian nelayan menurutnya memilih memarkirkan perahunya ketimbang melaut menantang maut.
“Ada sebagian yang melaut namun jaraknya tidak jauh, karena kondisi cuaca berdasarkan prakiraan BMKG masib ekstrim makanya kita hari ini pantau dan nelayan dihimbau untuk tidak memaksakan melaut,” tandasnya. (Cr2/d)






